another Muslim story…

Bismillah…

 

Musim luruh. Musim yang sangat saya gemarkan.

 

 

Daun-daun itu gugur, mengharapkan gugurnya juga dosa-dosa yang sering memenuhi hati dan dilemparkan jauh ke luar kotak hati. Daun itu berubah rupa dan warna, menanti saat untuk luruh ke bumi, yang hanya mengharapkan keredhaan dariNya. Kerana ianya kan hanya hamba ciptaanNya.

Maka ia taat, patuh dan redha akan perjalanan hidupnya.

Tapi ketika hayatnya, bukan  sia-sia. Memberi manfaat sepenuhnya kepada makhluk-makhluk ciptaanNya yang lain.

 

 

Musim luruh itu bagiku umpama Allah sedang mengingatkanku tentang kehambaan kepadaNya yang Satu.

 

Erti kehambaan.

Erti ketaatan.

Erti kecintaan.

Erti pengorbanan.

Erti bersyukur.

 

Musim yang sangat cantik dan mengundang ketenangan hati. 

Memberi nikmat jika cuba memahami apa yang tersirat.

Cantik di pandangan mataku.

Cantik lagi di pandangan mata Allah. Sang Pencipta. Subhanallah..

 

 

autumn rainbow

pic: credit

“The leaves are starting to fall. These trees are so massive, so majestic, and yet they comply. With every order, they comply. Told to change, they transform. From green to yellow to red to orange. Told to let go, they sacrifice themselves to decorate the world. They let go of even vital parts of themselves, parts of their own bodies. Their leaves drop to the ground, upon command. Told to serve, they shade. Told to stand tall, they stand. Told to bow, they bow.”

 

– Yasmin Mogahed, 2013

 

Ayuh kita sama-sama hadirkan rasa dan pengertian itu. ;’)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s